Pengikut

Rabu, 24 Februari 2010

dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas

dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas
Bagikan
04 Februari 2010 jam 16:40
Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”

Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”

Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.”

Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”

Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”.

Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”

Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.

Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…”

Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?”

Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”

“Siapa yang memaksamu?”

Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata:

“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”

“Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”


Orang Yang Dibenci Iblis

Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”

Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”

“Siapa selanjutnya?”

“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”

“lalu siapa lagi?”

“Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”

“Lalu siapa lagi?”

“Orang yang selalu bersuci.”

“Siapa lagi?”

“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.”

“Apa tanda kesabarannya?”

“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang -orang yang sabar.”

” Selanjutnya apa?”

“Orang kaya yang bersyukur.”

“Apa tanda kesyukurannya?”

“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”

“Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”

“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”

“Umar bin Khattab?”

“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”

“Usman bin Affan?”

“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”

“Ali bin Abi Thalib?”

“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)


Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis

“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”

“Aku merasa panas dingin dan gemetar.”

“Kenapa?”

“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”

“Jika seorang umatku berpuasa?”

“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”

“Jika ia berhaji?”

“Aku seperti orang gila.”

“Jika ia membaca al-Quran?”

“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.”

“Jika ia bersedekah?”

“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”

“Mengapa bisa begitu?”

“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”

“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”

“Suara kuda perang di jalan Allah.”

“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”

“Taubat orang yang bertaubat.”

“Apa yang dapat membakar hatimu?”

“Istighfar di waktu siang dan malam.”

“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”

“Sedekah yang diam – diam.”

“Apa yang dapat menusuk matamu?”

“Shalat fajar.”

“Apa yang dapat memukul kepalamu?”

“Shalat berjamaah.”

“Apa yang paling mengganggumu?”

“Majelis para ulama.”

“Bagaimana cara makanmu?”

“Dengan tangan kiri dan jariku.”

“Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”

“Di bawah kuku manusia.”


Manusia Yang Menjadi Teman Iblis

Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”

“Pemakan riba.”

“Siapa sahabatmu?”

“Pezina.”

“Siapa teman tidurmu?”

“Pemabuk.”

“Siapa tamumu?”

“Pencuri.”

“Siapa utusanmu?”

“Tukang sihir.”

“Apa yang membuatmu gembira?”

“Bersumpah dengan cerai.”

“Siapa kekasihmu?”

“Orang yang meninggalkan shalat jumaat”

“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”

“Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”


Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang Yang Ikhlas

Rasulullah SAW lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.”

Iblis segera menimpali:

“Tidak,tidak.. tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”

“Siapa orang yang ikhlas menurutmu?”

“Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. "

"Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjunang, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. "

"Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.”

Iblis Dibantu oleh 70.000 Anak-Anaknya

“Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan.

Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak – anak muda, sebagian untuk menganggu orang -orang tua, sebagian untuk menggangu wanta – wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.

Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah.

Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.

Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.

Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.”

Syaithan juga berkata, “keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya.

“Mereka, anak – anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.

Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.

Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.”

Cara Iblis Menggoda

“Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?

Akulah mahluk pertama yang berdusta.

Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.

Tahukah kau Muhammad?

Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar – benar menasihatinya.

Sumpah dusta adalah kegemaranku.

Ghibah (gossip) dan Namimah (Adu domba) kesenanganku.

Kesaksian palsu kegembiraanku.

Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata – kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. jadi semua anak – anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.

Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya.

Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. pada saat iatu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan ’shalatmu tidak sah’

Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.

Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras.

jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.

Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.

Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika mnguap, syaithan akan masuk ke dalamdirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia.

Dan iapun semakin taat padaku.

Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’

Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.

Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.

Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?”

10 Hal Permintaan Iblis kepada Allah SWT

“Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?”

“10 macam”

“Apa saja?”

“Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.”

Allah berfirman,

“Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64)

“Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.

Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.

Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.

Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.

Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.

Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.

Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.

Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.”

Allah berfirman,

“Orang -orang boros adalah saudara – saudara syaithan. ” (QS Al-Isra : 27).

“Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.

Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.

Allah menjawab, “silahkan”, dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat.

Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.”

Iblis berkata : “Wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.

Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!!

Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah.

Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.

Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”

Rasulullah SAW lalu membaca ayat :

“Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 - 119)

juga membaca,

“Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab : 38)

Iblis lalu berkata:

“Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong.”

Mudah-mudahan bermanfaat.

Sumber :
rileks.com / indobestseller.wordpress.com

Kamis, 16 April 2009

WES GAK DIUNDANG.......


Waktu itu aku diajak temanku Kiki ke acara resepsi teman SMAku Fitri. Sebenarnya aku tidak diundang, yah meskipun dulu pernah satu kelas waktu di kelas 3 SMU mungkin dia lupa padaku. Kebetulan aku pulang ke Banyuwangi jadi aku diajak oleh Kiki.

Berhubung acara dadakan aku tidak membawa baju kondangan ataupun high heels. Bingung juga akhirnya aku memakai high heels mamaku yang udah lama tidak pernah dipakai karena mamaku udah jarang banged pakai gitu lebih suka yang flat. Agak kebesaran satu nomer sih jadi agak ganjil.
Sesampainya kiki di rumahku ternyata dia mengajak yeni teman kuliahnya. Jadi kado yang di bawa Kiki diatas namakan 3 orang.

Lalu kita berangkat menuju Hotel Mirah lokasi resepsi yang kebetulan dekat dengan rumahku. Karena kiki berboncengan dengan Yeni, maka aku minta antar adikku Obi. Obi mengantarku sampai tempat parkiran hotel. Dari parkiran menuju gedung yang dituju itu melewati jalan setapak yang hanya diterangi oleh lampu-lampu taman. Di kanan kirinya adalah kamar-kamar hotel. Kebetulan malam itu jalan setapak tersebut lumayan agak sesak juga. Selain tamu dari pernikahan juga ada pengunjung hotel. Beberapa langkah berjalan kakiku terasa aneh. Ya ampun….ternyata sol high heel kanan ku lepas sekalian dengan haknya . 


Aku segera berjongkok mencari-cari solku dalam gelap dan kerumunan orang yang berjalan. Hampir saja ada yang menginjakku karena tak terlihat. Setelah kudapat, aku setengah berlari dengan satu kaki memakai high heel satu kaki flat berusaha mengejar Kiki dan Yeni yang tidak tahu-menahu solku lepas. Pada saat jalan setengah berlari itulah sol high heel kiri dan haknya terlepas. Kiki dan Yeni yang mendengarku berhenti dan aku menunjukkan 2 sol high heels yang terlepas sambil nyengir kuda .



“Kutaruh mana ya Ki? “ tanyaku yang jelas-jelas tidak ada yang bawa tas besar untuk menaruh 2 solku yang lepas itu.
Lalu Kiki melihat sekitar
“Itu aja dibawah tanaman yang itu” katanya menunjuk tempat yang agak gelap.
Kulihat kanan kiri takut-takut ada teman lain yang kukenal melihatku. Setelah aman aku menaruh 2 solku itu
“Salah itu malah sebelah lampu sorot” kata Kiki
“Oh ya”




Akhirnya aku menghadiri resepsi tersebut dengan hanya beralaskan kain dari high heels tersebut. Jadi basah juga karena ada sebagian rumput. Kaki jadi dingin-dingin gimana gitu...
Sesampai dirumah malah dimarahi mamaku. Bukannya karena ngrusakin high heelsnya melainkan karena malu-maluin, kok gak dibuang aja sekalian. 

Rabu, 21 Januari 2009

Banyuwangi kotaku tercinta

Pernah ga berkunjung ke Banyuwangi? Ke tempat-tempat wisata di Banyuwangi. Misal di SUKAMADE tempat penangkaran penyu.




Atau di BALURAN wisata margasatwa untuk banteng liar.


Atau di PLENGKUNG pantai yang terkenal akan ombak
nya yang besar, biasanya turis mancanegara suka main ski di daerah ini.





Tarian yang terkenal dari banyuwangi adalah GANDRUNG.
Bahasa asli orang Banyuwangi adalah bahasa OSING, bahasa ini masih sering dipakai sehari-hari oleh orang asli Banyuwangi.
Makanan khas yang sering dicari oleh wisatawan biasanya adalah RUJAK SOTO.


Makanan untuk oleh-oleh dari Banyuwangi yang khas adalah SALE PISANG, selain itu juga masih banyak oleh-oleh lain yang dapat dibeli di toko oleh-oleh yang tersebar di kota Banyuwangi.

Kalau kalian belum mampir ke Banyuwangi, coba deh kunjungi daerahku ini. Harga hotel dan makanannya sangat terjangkau. SELAMAT BERKUNJUNG.
(Foto dok berbagai sumber)

Selasa, 23 Desember 2008

cAri KerJa dI jaKaRta

Sekitar tahun 2006 kira-kira bulan April aku dan sepupuku mencoba peruntungan nyari kerja di Jakarta. Kalau sepupuku sih tepatnya gak niat Cuma dikirim ortunya aja di Jakarta biar jauh ama pacarnya yang di Jember karena tidak pacarnya masih pengangguran dengan maksud agar bisa melupakan sang pujaan hati. Padahal yah tiap hari terjadi telpon-menelpon dengan sang pacar. Setelah satu bulan menetap di rumah bibiku akhirnya aku dan sepupuku si Farrah ada juga panggilan tes bca di slipi.

Maka pagi buta itu sekitar jam 5 pagi aku berjalan kaki keluar dari perumahan laguna cibubur yang masih sepi, krik krik krik. Perjalanan dilanjutkan dengan naik angkot ke kampung rambutan. Pagi itu aku rapi jali plus sepatu baru pemberian dari sepupu ibuku, aku memanggilnya cek ika (sebutan dalam bahasa palembang). Pokoknya pede abis . 


Setiba di kampung rambutan segera mencari bus arah slipi. Begitu bus datang ternyata sudah penuh. orang2 yang bergelantungan sampai di pintu. Dua bus arah slipi sudah berlalu dengan sarat penumpang. Akhirnya aku dan sepupu nekat naik bus ketiga yang udah penuh. bener ampe didalam kita bergelantungan layaknya primate dengan posisi terjepit nggak bisa nengok kanan kiri saking penuhnya. Tiba ditengah perjalanan ada cewek bergelantungan yang pingsan. langsung aja di gotong melewati kepala-kepala manusia menuju tempat yang disediakan oleh cowok yang baik hati yang mau memberikan kursinya pada cewek tersebut. Duh baiknya cowok itu.. kece lagih.. pas banged deh. Kali ini Pak kondektur pasang aksi mengeluarkan jurusnya yaitu minyak angin cap nyong-nyong dari saku celananya. Dengan telunjuk berminyak angin, pak kondektur mengarahkan ke hidung si pasien.

Slipi... slipi... akhirnya…Dengan posisi bus berjalan lambat kita disuruh turun paksa tanpa bus berhenti sepenuhnya untung saja kita tidak jatuh babak bundas. aku dan sepupu turun juga. Begitu menginjakkan kedua kaki di aspal aku menghirup udara segar yang tadi tidak kudapat dai dalam bus yang sesak. Kulangkahkan kaki dengan pasti menuju jembatan penyebrangan. Tiba-tiba ada beberapa orang berteriak kepadaku “ Mbak solnya ketinggalan tuh” alamak… 




Kulihat sepatu baruku stdah tak mulus, kulitnya mengelupas semua bak diterkam macan. Apa yang terjadi dengan sepatu baruku ini? Aku cuma bisa nyengir kuda . 




wuih aku kembali ambil sol sepatuku dan lari dengan agak dingklang menyusul sepupu yang udah naik jembatan penyeberangan. Wah kau malu-maluin aja kata sepupuku, pantas dia meninggalkanku. Ini untung atau tambah apes ya? Di tengan jembatan penyebrangan sol sepatukuku yang satu lagi lepas. Tapi jalanku jadi imbang. Makin jeleklah wajah sepatu baruku ini .


Setiba di wisma bca untunglah tak ada orang yang melihat ke arah bawah tepatnya sepatuku. Tiba dilantai kesekian tempat tes tepat pukul 9 pagi. Beberapa tes aku lalui dengan aman. Sepatuku tidak mendapat perhatian khusus. Satu persatu peserta berguguran. sampai akhirnya tes wawancara hanya tersisa 4 orang termasuk aku dan sepupuku. tiba giliranku tes interview aku deg-degan. Silahkan masuk, begitu kata penginterview mempersilahkan aku masuk ke dalam ruangannya. Senyum tipisnya seakan mencoba menghiburku . 




Kucoba duduk perlahan. Pertanyaan demi pertanyaan kujawab sudah. Ufftt akhirnya selesai juga pikirku. Lalu.. pluk… pulpen sang penginterview jatuh. owww...




aku mencoba menyembunyikan sepatuku tapi terlambat beliau sepertinya melihat sepatuku yang gak kalah ama penyapu jalanan. malah masih bagus sepatu penyapu jalanan. Trus aura mukanya kelihatan kasihan banget ama aku. Jadi pembicaraannya yang kasihan-kasihan. Jadi kayak mau nangis aja .



Akhirnya aku dipersilahkan keluar ruangan. Yah begitulah sampai diluar sampai rumah bibiku jam 9 malam. dan hasilnya aku dan sepupuku tidak diterima. Menyedihkan hiks hiks hiks . 




Dan kami memutuskan untuk pulang kampung, lebih tepatnya sepupuku yang memutuskan pulang karena akhirnya pacarnya mendapatkan kerja dan sudah melamar juga disetujui oleh budheku dan mereka menikah.